Senin, Maret 21, 2011

BudiPriswanto.com - My New Blog

Sekedar mengumumkan, saya telah membuat blog baru dengan nama BudiPriswanto.com sebagai pengganti blog Dunia Priswanto ini. Untuk selanjutnya saya akan lebih banyak menulis di BudiPriswanto.com daripada di blog ini.

Seperti Dunia Priswanto, BudiPriswanto.com juga akan saya gunakan untuk menuliskan pengalaman seorang anak manusia bernama Budi Priswanto yang mudah-mudahan dapat berguna bagi orang lain yang berhasil menemukan BudiPriswanto.com.

Mudah-mudahan BudiPriswanto.com merupakan wujud keseriusan saya untuk berbagi (karena menggunakan hosting dan domain berbayar, jadi sayang lah kalau tidak dimanfaatkan... :D).

Sabtu, Mei 22, 2010

Susahnya Menjaga Konsistensi...

Ternyata menjaga konsistensi itu sulit (setidaknya bagi saya)... Contoh kecil adalah blog dunia priswanto ini....

Sebenarnya saya ingin menjadikan blog ini sebagai diary digital saya, tempat menuliskan semua pengalaman saya yang mudah-mudahan juga bisa berguna bagi pengunjung yang berkenan mampir ke blog ini.

Banyak pengalaman yang ingin saya tuliskan di sini.... Tentang pertumbuhan dan perkembangan buah hati tercinta, Faizan Aidan Athaurrahman yang kini berusia 8 Bulan... Tentang perjuangan istri saya memberikan ASIX untuk Aidan... Tentang MPASI... Tentang aktivitas internet marketing saya yang sudah mulai menghasilkan dollar dari Amazon... Dan banyak lagi lainnya...
Semuanya itu hal baru bagi saya... Dan mungkin juga bagi pengunjung blog ini... Semuanya saya rasa bermanfaat untuk dishare... Hanya tinggal konsistensi saya yang dibutuhkan di sini.

Beberapa minggu terakhir juga blog ini sering mendapatkan junk comments, semua karena saya yang kurang merawat rumah digital saya ini... Karena itu saya mengubah setting comments di blog ini menjadi moderate, yah... untuk mengurangi junk spam lah...

Mudah-mudahan posting ini bisa menjadi awal baru bagi blog ini... Mudah-mudahan saya bisa konsisten menulis di sini setelah ini... Atau bagi pengunjung yang membaca posting ini, kalau berkenan, tolong bagikan tips donk supaya bisa konsisten nge-Blog... Ditunggu komennya yah... Thanks before...

Senin, Maret 02, 2009

Kalau Saya Jadi Presiden, Gak Boleh Ada Pejabat yang Dapat Perlakuan Khusus di Jalan Raya

Pagi ini, 2 Maret 2009, tepat pukul 7 pagi, vario biru saya dan ribuan pengendara lainnya (jujur yang ini hiperbola banget... ) tertahan di persimpangan jalan depan kebun binatang surabaya karena tidak diperbolehkan melaju meskipun itu jatah jalan buat kami (lampu hijau artinya masih boleh jalan kan?). Ternyata penyebabnya adalah karena dari jalan yang lain yang melintas jalan kami akan lewat orang penting (atau orang yang sok penting) yang merasa berhak melanggar hukum demi kepentingannya.

Kejadian seperti itu sepertinya biasa terjadi, tapi saya secara pribadi sejujurnya sudah lama tidak setuju dengan hak khusus bagi orang-orang tertentu tersebut yang mengabaikan hak-hak banyak orang lainnya. Menurut hemat saya, mengabaikan lampu merah demi melancarkan jalan pejabat adalah termasuk pelanggaran hukum. Seharusnya orang-orang yang dipercaya pada posisi-posisi kepemimpinan tidak boleh memberikan contoh buruk kepada rakyatnya untuk melakukan pelanggaran umum.

Kalau alasannya adalah semua untuk kepentingan umum, karena petinggi tersebut harus menghadiri acara yang sangat penting bagi kepentingan umum dan prioritas itu diberikan agar petinggi itu tidak terlambat sampai di tujuan.... kenapa tidak pejabat itu mengusahakan untuk berangkat lebih pagi agar tidak terjebak kemacetan daripada memilih untuk melanggar hukum dan mengabaikan hak-hak orang lain.

Memang sepele, tapi penting menurut saya karena hukum harus ditegakkan bagi semua kalangan, bukan hanya untuk rakyat. Karena alasan itu, kalau saya jadi presiden, tidak akan ada pejabat yang boleh mendapat perlakuan khusus di jalan raya.... Jadi jangan lupa pilih saya yah kalau saya suatu saat nanti mencalonkan diri jadi presiden... ;p

Jumat, Februari 27, 2009

Hadiah Terindah di Hari Ulang Tahun Pernikahan

Januari lalu, tepatnya pada tanggal 14, merupakan hari ulang tahun ketiga pernikahan saya....

Satu hari sebelumnya, 13 Januari 2009 sore, saya dan istri (dengan dibantu oleh vario biru kesayangan kami) berangkat dari kantor istri saya ke rumah sakit Darmo Surabaya menemui dokter kandungan istri saya untuk lebih mengkonfirmasi keberadaan calon anak yang memang kami tunggu sejak awal pernikahan kami.

Dua minggu sebelumnya saya dan istri sebenarnya sudah datang ke dokter tersebut untuk mengkonfirmasi hasil bacaan test pack yang menunjukkan hasil positif, tapi pada waktu itu ketika di USG, menurut dokter kami, di dalam kandungan istri saya belum terlihat adanya janin yang sedang tumbuh karena itu istri saya disarankan untuk periksa darah dan datang kembali dua minggu kemudian.

Dan di hari itu, 13 Januari 2009, satu hari sebelum ulang tahun ketiga pernikahan kami, dokter mengkonfirmasi kehamilan istri saya..... Sungguh suatu berita membahagiakan yang memang sudah kami harapkan selama tiga tahun pernikahan kami....

Segenap puji dan syukur kami haturkan ke hadirat Allah swt, penguasa kerajaan langit dan bumi, atas Hadiah Terindah yang DIA berikan kepada kami di hari ulang tahun ketiga pernikahan kami. Semoga kehamilan istri saya dijadikan kehamilan yang indah dan kami dijadikan orang tua yang amanah dalam mendidik anak kami nanti.... amiiin....

Minggu, Januari 04, 2009

Rencana Memindahkan Petroleum Gas and Chemical Engineering

Setelah beberapa posting di wilayah regional petroleum, gas, and chemical engineering di Dunia Priswanto, saya merencanakan untuk memerdekakan wilayah regional tersebut dalam sebuah blog baru. Maksudnya sih biar lebih fokus aja blognya nanti.

Jadi, kalau semuanya lancar, blog ini akan cuma saya isi dengan hal-hal yang berhubungan dengan saya, baik itu pikiran-pikiran saya, hal-hal yang saya alami, dan semua tentang saya.... **mode narsis on ;p **

Sementara pembahasan tentang gas engineering akan saya buat dalam blog tersendiri. Nanti kalau blog barunya sudah jadi saya pasti juga infokan di dunia priswanto tentunya.

Senin, Desember 15, 2008

Industri Hulu Gas Bumi

Dalam tulisan sebelumnya kita sudah mengenal rantai bisnis gas bumi yang secara khusus di Indonesia dijabarkan melalui taksonomi bidang usaha dalam struktur industri gas bumi yang secara garis besar dibagi atas industri hulu, industri hilir, dan konsumen akhir. Dalam tulisan kali ini kita akan melihat proses yang terjadi dalam industri hulu gas bumi di Indonesia.

Secara garis besarindustri hulu gas bumi dapat dijelaskan melalui gambar berikut:
Proses diawali oleh akuisisi suatu blok Migas oleh kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) Migas melalui lelang yang diadakan oleh pemerintah. Setelah hak pengusahaan didapatkan, KKKS Migas tersebut kemudian memulai proses eksplorasi di wilayah konsesinya untuk menemukan sumber potensial minyak dan gas bumi.

Eksplorasi merupakan serangkaian kegiatan yang dilakukan oleh KKKS untuk menemukan sumber potensial migas diantaranya melalui survey seismik dan pengeboran sumur eksplorasi di daerah yangmemiliki potensi tinggi memiliki kandungan minyak dan atau gas bumi. Melalui proses eksplorasi ini akan diketahui apakan wilayah konsesi tersebut memang memiliki kandungan migas atau ternyata tidak mengandung minyak dan gas bumi.

Apabila dari hasil eksplorasi ditemukan kandungan minyak dan gas bumi yang masuk dalam skala ekonomis pengusahaan migas, maka KKKS kemuadian akan melakukan pengeboran sumur development untuk membawa minyak dan gas bumi yang ditemukan ke permukaan bumi (produksi) untuk kemudian diproses lebih lanjut pada processing plant sebelum ditransportasikan untuk dijual.


Proses terakhir yang juga penting adalah proses penutupan kembali sumur minyak dan gas bumi saat produksi selesai dilakukan yang berarti semua minyak dan gas bumi yang dapat diambil telah habis. Proses ini termasuk pemulihan kembali lingkungan yang terdampak proses eksplorasi dan produksi migas di daerah tersebut.

My First Ied at Puri Surya Jaya

Ada cerita yang menurut saya menarik pada Hari Raya Idul Adha 1429 H kemarin. kebetulan pada hari itu saya dan istri memutuskan untuk tidak pulkot (pulang kota) ke Jakarta sehingga pada hari itu kami merencanakan untuk ikut sholat ied di masjid komplek kami di Puri Surya Jaya.

Beberapa hari sebelumnya, saat berangkat ke kantor yang memang melewati lokasi masjid tersebut, istri saya membaca pengumuman pada sebuah spanduk yang dipasang di dekat masjid yang isinya memberitahukan waktu pelaksanaan sholat ied di masjid itu yaitu pukul 05.30 wib. Sempet kaget juga sih dengernya secara kalau di Jakarta kita biasa sholat ied jam 07.00 wib, tapi kemudian saya pikir di Jawa Timur memang jam segitu kali yah sholat iednya.

Malam sebelum pelaksanaan sholat ied entah kenapa saya merasa gak PD bisa bangun dan berangkat sholat ied tepat waktu sampai-sampai paginya menjelang bangun tidur saya mimpi dibangunin tetangga saya mas Jefry. Dalam mimpi saya mas Jefry bilang: "bangun mas budi, sholat ied, sudah telat tuh..." dan itulah yang membuat saya terjaga pagi itu. Untung saja waktu masih jam 04.30 wib jadi masih bisa sedikit santai juga.

Jam 05.20 wib saya dan istri sampai di masjid itu, ternyata memang sudah sangat penuh jamaah yang mo sholat. Setelah berhasil mendapatkan tempat pun tidak lama kemudian sholat ied benar-benar dimulai.

Sore harinya kebetulan saya bertemu dengan tetangga saya mas Jefry yang sudah 'bangunin' saya tadi pagi, langsung saja saya cerita tentang mimpi saya tadi pagi yang membuat saya tidak telat sholat ied. Dan inilah respon dari mas Jefry: "elo sih enak dong bud, gw 'bangunin' jadi gak telat... elo knapa gak 'bangunin' gw juga, tadi pagi gw sampai di masjid sudah pada rakaat kedua sholat iednya...."

Ternyata hari itu mas Jefry telat berangkat karena gak nyangka di masjid komplek kami sholat ied-nya sepagi itu. Bagaimana pun thanks deh mas Jefry sudah 'bangunin' saya pagi itu...

Minggu, Desember 07, 2008

Rantai Bisnis Gas Bumi

Setelah mengetahui apa itu gas bumi dan proses pembentukannya, dalam tulisan kali ini kita akan melihat rantai bisnis gas bumi baik secara umum maupun yang secara khusus berlaku di Indonesia.

Secara umum, rantai bisnis gas bumi dapat dibagi menjadi tiga mata rantai yaitu produksi gas bumi, transportasi gas bumi, dan konsumsi gas bumi sebagaimana yang dapat dilihat pada gambar berikut ini:


Secara khusus untuk di Indonesia, rantai bisnis gas bumi dijabarkan melalui taksonomi bidang usaha dalam struktur industri gas bumi yang secara garis besar dibagi atas industri hulu, industri hilir, dan konsumen akhir seperti yang terlihat dalam gambar berikut:


Minggu, November 23, 2008

Pembentukan Gas Bumi

Menurut teori organik, minyak dan gas bumi sebagai senyawa hidrokarbon terbentuk sebagai hasil proses kimiawi alam (pemanasan, tekanan, dan waktu yang lama) dari organik-organik sisa-sisa kehidupan (material organik) yang berupa algae/ganggang yang semula hidup di kedalaman laut/danau dan selanjutnya terendapkan dalam lapisan kulit bumi berupa batuan yang berukuran halus (batuan lempung atau serpih halus – clay/shale).

Setelah terendapkan, material organik tersebut berubah secara alamiah di alam menjadi mineral hidrokarbon karena adanya tiga faktor yaitu tekanan, temperature yang tinggi (suhu minimal 200 derajat Fahrenheit), dan dalam waktu yang lama (minimal 6 juta tahun).

Dari material organik yang dikandung shale hanya 30% yang dapat terubah menjadi minyak dan gas bumi. Dan yang perlu diingat adalah, Minyak dan Gas Bumi tidak dapat kita temukan di tempat dimana ia terbentuk.

Adapun syarat-syarat agar minyak dan gas bumi yang terbentuk dapat tersimpan dalam bumi untuk kemudian ditemukan oleh manusia adalah:

  1. Terdapatnya batuan induk (source rock), yaitu batuan sediment yang mengandung
    material organik.
  2. Adanya migrasi, yaitu proses berpindahnya minyak dan gas bumi yang terbentuk di source rock menuju lapisan reservoir.
  3. Adanya batuan reservoir yang merupakan batuan sediment berpori sehingga minyak dan gas bumi dapat tersimpan disitu,
  4. Adanya perangkap minyak dan gas bumi atau yang biasanya disebut oil trap yaitu
    bentukan yang menyebabkan minyak dan gas bumi terperangkap didalamnya.
  5. Terdapatnya batuan penutup yang merupakan batuan sediment kedap air yang menyebabkan minyak dan gas bumi tidak bisa keluar lagi sampai saatnya ditemukan oleh manusia.

Sabtu, November 15, 2008

Mengenal Lebih Dekat Gas Bumi, Bahan Bakar yang Efisien dan Ramah Lingkungan

Gas Bumi adalah suatu campuran dari berbagai jenis senyawa Hidrokarbon yang dapat terbakar dan beberapa senyawa pengotor yang jumlahnya dalam campuran sangat sedikit seperti Nitrogen, Oksigen, dan Karbon Dioksida. Senyawa hidrokarbon yang merupakan komponen penyusun terbanyak dari campuran gas bumi adalah senyawa metana. Komposisi gas bumi secara umum dapat dilihat pada tabel berikut ini:

Senyawa hidrokarbon merupakan senyawa kimia yang tersusun atas unsur karbon dan hidrogen dan dapat membentuk struktur rantai tergantung kepada jumlah karbon dan hidrogen yang menyusunnya. Metana adalah senyawa hidrokarbon yang paling sederhana yang tersusun atas satu unsur karbon.dan empat unsur hidrogen serta secara alami berada pada fase gas. Semakin panjang struktur rantai senyawa hidrokarbon, semakin “padat” fase senyawa hidrokarbon yang terbentuk (fase cair atau padat). Gambar dibawah adalah struktur rantai dari metana dan beberapa senyawa hidrokarbon lainnya.


Karena komposisi utama gas bumi adalah senyawa metana yang merupakan senyawa hidrokarbon berstruktur paling sederhana, maka, seperti metana, gas bumi sangat mudah terbakar dan sangat mudah mengalami pembakaran sempurna.

Gas bumi sebagai bahan bakar sangat mudah terbakar berarti bahwa gas bumi merupakan bahan bakar yang efisien dan gas bumi sangat mudah mengalami pembakaran sempurna berarti bahwa gas bumi merupakan bahan bakar yang ramah lingkungan.

Minggu, November 09, 2008

Resurrection

Kata resurrection dalam judul yang saya gunakan di atas jika diterjemahkan secara langsung dapat berarti kebangkitan. Kata tersebut sepertinya sangat cocok saya gunakan sebagai judul posting saya kali ini untuk menandakan niat saya untuk kembali aktif mengisi blog yang sudah lama tidak saya sentuh ini.

Banyak hal yang dapat saya jadikan kambing hitam atas ketidakaktifan saya menulis di blog ini, seperti misalnya akses internet kantor yang dibatasi untuk situs blogger ini atau kesibukan saya dikantor yang membuat saya melupakan dunia priswanto. Namun menurut saya satu-satunya alasan mengapa selama satu tahun ini dunia priswanto terabaikan adalah karena kurangnya effort dari diri saya sendiri untuk tetap memelihara dunia priswanto.

Setahun yang lalu saya membuat posting ini karena telah satu bulan meninggalkan dunia priswanto, namun tampaknya posting tersebut bukannya menjadi awal bagi posting-posting baru di dunia priswanto malah menjadi tulisan terakhir yang saya posting sebelum akhirnya saya memutuskan untuk membangkitkan kembali dunia priswanto dengan posting kali ini.

Mudah-mudahan kali ini, posting yang saya beri judul resurrection ini benar-benar menjadi awal baru bagi dunia priswanto karena kalau tidak, dan setelah tulisan ini saya posting dunia priswanto tetap tak terupdate dan terpelihara, mungkin suatu saat saya harus membuat posting yang berjudul Bangkit dari Kubur jika ingin kembali menulis di dunia priswanto.

Senin, November 26, 2007

Mati Suri

Akhirnya hari ini saya berhasil mengalahkan kemalasan saya untuk kembali menulis di Dunia Priswanto....

Akibat libur panjang lebaran kemarin yang diteruskan dengan survey ke Jawa Tengah selama 2 minggu sehingga saya lama tidak dapat mengakses internet, Dunia Priswanto dapat dikatakan mati suri. Yah, untungnya sih cuma mati suri, karena dengan posting kali ini menandakan Dunia Priswanto sudah bangkit dari kubur sementaranya....

pada posting ini juga saya ingin mengucapkan SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI, MOHON MAAF LAHIR & BATIN yang baru sempat saya sampaikan....

Selamat mengikuti kembali kisah dalam Dunia Priswanto...

Senin, September 24, 2007

We are Moving......

Dengan mengucapkan syukur kepada Allah SWT, dengan ini saya dan istri mengumumkan bahwa terhitung mulai tanggal 24 September 2007 kami pindah ke alamat berikut:

PERUMAHAN PURI SURYA JAYA
Taman Vancouver Blok J12 No. 12,
Gedangan, Sidoarjo, Jawa Timur

Mohon didoakan agar semoga kepindahan kami ini menjadi awal baru yang indah dalam perjalanan rumah tangga yang kami bina.

Minggu yang melelahkan (tapi asyik)

Setelah menerima berita gembira seperti yang sudah saya ceritakan sebelumnya di sini, saya dan istri mulai mempersiapkan kepindahan kami ke rumah yang sudah kami persiapkan.

Karena istri saya harus sudah mulai masuk di kantor Surabaya pada tanggal 11 September 2007, istri saya memutuskan untuk mengambil cuti selama 2 hari pada tanggal 7 dan 10 September dan berangkat ke Surabaya pada tanggal 7 September untuk mempersiapkan kebutuhan rumah baru kami. Inilah awal dari minggu yang melelahkan (namum mengasyikkan) bagi kami.

Setelah menjemput istri dari bandara Juanda Surabaya di Jum'at siang tanggal 7 September tersebut, kami langsung menuju ke Puri Surya Jaya (PSJ) untuk menengok rumah yang akan kami tempati sambil memantau pekerjaan penggantian tandon yang sedang dilakukan. Selesai melihat-lihat, kami kemudian menuju ke kost saya yang rencananya (setelah mendapatkan ijin dari empunya rumah) akan kami jadikan tempat tinggal sementara (transit) sebelum rumah baru kami dapat ditempati.

Setelah istirahat semalaman, keesokan harinya, (gak terlalu) pagi-pagi sekali kami berdua mulai hunting bedroom set ke kawasan pedagang furnitur Surabaya (semacam klender kalo di Jakarta) yaitu di jalan Gemblongan. Hampir seluruh toko di sepanjang jalan Gemblongan tersebut kami masuki dalam proses hunting tersebut sampai akhirnya kami menemukan bedroom set yang cocok (walaupun harganya agak lebih mahal dari harga di Klender) di Toko furnitur Sari Murni.

Selesai mendapatkan bedroom set untuk kamar tidur utama, kami meluncur ke jalan Kertajaya menuju toko elektronik Hartono yang terkenal dengan harganya yang lumayan miring untuk membeli beberapa barang elektronik (ya iya lah... masa ke toko elektronik beli dodol... ) yang penting seperti kulkas, mesin cuci, dispenser, kipas angin, rice cooker, setrikaan, blender, dan lain-lain (maklum belom pernah nyicil beli sebelumnya, baru punya TV hadiah nikah dari mertua...).

Dari Hartono elektronik, karena hari sudah menjelang malam, kami memutuskan untuk mengakhiri petualangan kami hari sabtu tersebut dan kembali ke kost saya. Semua barang yang sudah kami beli hari itu kami minta dikirim ke alamat rumah baru kami setelah ada pemberitahuan lebih lanjut dari kami.

Hari minggu, 9 September 2007, kami menengok rumah yang akan kami tempati sambil memantau (lagi) pekerjaan penggantian tandon yang sedang dilakukan dan memutuskan untuk meninggikan pagar dan memesan teralis untuk jendela. Setelah itu kami pergi ke Depo Bangunan yang tidak terlalu jauh dari PSJ untuk membeli lampu-lampu dan handle serta kunci pintu untuk mengganti kunci pintu dari developer.

Menjelang sore, setelah urusan di Depo Bangunan selesai, kami kembali ke kost untuk siap-siap pergi ke tunjungan plasa (TP) karena ada janji ketemuan dengan sepupu istri saya yang kebetulan saat itu sedang ada di Surabaya. Di perjalanan menuju TP ternyata istri saya mendapat sms dari sepupunya yang membatalkan rencana ketemuan hari itu namun karena kami sudah terlanjur berangkat jadilah kami teruskan pergi ke TP.

Di TP saat itu sedang ada pameran interior sehingga, walaupun tidak berniat untuk membeli, kami putuskan untuk sekedar melihat-lihat. Namun akhirnya kami di sana membeli juga sebuah spring bed anak 2 in 1 untuk ditempatkan di kamar depan sebagai persiapan menyambut kunjungan keluarga kami yang dijadwalkan sehabis lebaran nanti.

Hari Sabtu minggu berikutnya, setelah membeli perlengkapan bersih-bersih, kami kembali ke PSJ untuk membersihkan rumah yang akan kami tempati. Mulai dari pembersihan sarang laba-laba yang banyak terdapat di langit-langit rumah sampai pembersihan lantai seluruh ruangan serta pembersihan bak dan lantai kamar mandi. Meskipun saat itu sudah masuk bulan Ramadhan dan proses bersih-bersih tersebut butuh waktu sampai saore, kami tetap menikmatinya karena ternyata membersihkan rumah untuk pertama kalinya, walaupun berat, sangat mengasyikan.

Keesokan harinya kami pergi ke Jembatan Merah Plasa untuk hunting gorden dan dilanjutkan dengan membeli perlengkapan dapur dan makan di Carefour ITC Gembong yang dulunya merupakan tempat kantor saya berdiri. Barang-barang dari Carefour langsung kami taruh di rumah PSJ hari itu juga.

Tanggal 21 September malam sehabis tarawih dan sabtu pagi 22 September saya dengan dibantu oleh mas Robert, teman kantor saya, dan dengan menggunakan mobil pinjaman dari kantor mulai memindahkan barang-barang dari kost saya ke rumah dan pada hari minggunya saya dan istri saya berpamitan dengan pemilik kost saya untuk pindah ke rumah baru kami.

Akhirnya setelah minggu yang melelahkan (tapi asyik), saya dan istri saya kini resmi menempati rumah baru kami.

Rabu, September 12, 2007

Marhaban ya Ramadhan

Perjalanan waktu memang tidak dapat kita perlambat, terus melaju tanpa peduli bagaimana kita memanfaatkannya. Satu tahun lagi telah berlalu, besok kita sudah akan memasuki bulan yang penuh rahmat Allah, bulan yang diberkahi, bulan yang tepat untuk melakukan perenungan dalam kekhusyuan ibadah. Sudah benarkah puasa kita tahun lalu? Apakah 11 bulan setelah berlalunya Ramadhan tahun lalu kita tetap menjaga konsistensi ibadah kita?

Mudah-mudahan di Ramadhan tahun ini kita dapat meningkatkan amal ibadah kita dengan sebaik-baiknya sehingga kita mampu menggapai rahmat, maghfiroh, dan pengampunan Allah. Dan yang lebih penting, mari kita berusaha untuk tetap berada dalam kekhusyuan Ramadhan sepanjang hidup kita.

Berikut adalah jadwal imsyakiyah Ramadhan 1428 H untuk dua kota penting dalam hidup saya:

JAKARTA


SURABAYA


Jadwal imsyakiyah Ramadhan untuk kota-kota lainnya di Indonesia dapat dilihat di
sini.

Akhirnya saya mengucapkan selamat meningkatkan ibadah di bulan yang penuh berkah dan mohon maaf lahir bathin atas kesalahan yang telah tercipta selama ini baik yang disengaja.

Jumat, September 07, 2007

Packing

Setelah menerima kabar bahagia yang saya ceritakan sebelumnya, akhir pekan yang lalu saya pulang ke Jakarta untuk membantu istri saya mengepak barang-barang yang akan ikut pindah ke rumah baru kami. Kegiatan packing tersebut ternyata cukup melelahkan juga, meskipun kebanyakan yang mengerjakan adalah istri saya karena saya dilaporkan tepar ketiduran di ruang tamu saat kami berdua mengepak barang.

Sebagian barang yang sudah berhasil dipacking pada akhir minggu lalu dapat dilihat pada foto di bawah ini.


Mudah-mudahan semua yang terkait pindahan ini lancar-lancar saja, seperti yang kami harapkan.

Xpress Boarding AirAsia : Ketika uang mengalahkan moral





Ada yang menarik saat saya pulang ke Jakarta beberapa waktu yang lalu. Saat itu, seperti biasanya, saya memilih menggunakan moda transportasi udara untuk pulang ke Jakarta karena walaupun agak lebih mahal waktu yang dapat dihemat sangat banyak dan, seperti biasanya juga, sore itu saya memilih maskapai penerbangan AirAsia yang saya nilai cukup tinggi standar keamanan dan kenyamanannya sementara sangat ekonomis dari segi biaya secara saya dapat dikatakan sering pulang pergi Jakarta - Surabaya.

Saat memasuki ruang tunggu keberangkatan, saya sudah menemukan hal yang sedikit berbeda. Saya melihat beberapa calon penumpang (cukup banyak sebenarnya) yang menggunakan tanda Xpress Boarding AirAsia. Xpress Boarding merupakan program yang menawarkan pemberian prioritas masuk pesawat terlebih dahulu kepada kita dengan membayar lebih (yaitu sebesar Rp. 50.000,-) saat pembelian tiket. Kesempatan masuk terlebih dahulu ini sangat menarik mengingat AirAsia menerapkan sistem free seat atau bebas pilih kursi sendiri tanpa memberikan nomor tempat duduk saat check in.

Program tersebut sebenarnya sudah cukup lama ditawarkan oleh AirAsia apabila kita melakukan pembelian tiket melalui internet namun baru kali itu saya melihat cukup banyak yang mengenakan tanda Xpress boarding. Ternyata, banyaknya pengguna Xpress Boarding tersebut disebabkan karena program Xpress Boarding kini tidak lagi hanya dapat dibeli jika kita bertransaksi melalui internet namun dapat juga dibeli di manapun kita membeli tiket AirAsia.

Saat akan memasuki pesawat, antrian penumpang dibagi dua, satu untuk penumpang dengan fasilitas Xpress Boarding dan untuk penumpang non Xpress Boarding. Yang menarik, jika dahulu AirAsia punya kebijakan yang menurut saya sangat bermoral yaitu mendahulukan orang-orang lanjut usia dan anak-anak kecil beserta yang mendampinginya sebelum penumpang lainnya naik ke pesawat, sekarang orang-orang lanjut usia dan anak-anak kecil hanya mendapatkan tempat kedua setelah antrian Xpress Boarding, itupun tanpa disertai oleh pendamping. Jika mereka ingin didampingi, pendampingnya harus membeli Xpress Boarding (lihat ketentuan tersebut di sini).

Kebijakan baru tersebut sedikit mengusik nurani saya, walaupun penerapan Xpress boarding merupakan salah satu terobosan kreatif manajemen AirAsia untuk tetap menjaga harga tiket agar tetap terjangkau, namun penerapannya seakan membenarkan jargon bahwa uang dapat mengalahkan segalanya, dalam hal ini termasuk moral tentunya.

Semoga pendapat saya ini tidak sepenuhnya benar karena bagi saya AirAsia masih tetap maskapai penerbangan terbaik...

Sebuah berita bahagia

Selama empat tahun terakhir ini saya ditugaskan oleh kantor saya untuk menempati posisi di kantor cabang Surabaya yang berarti saya harus tinggal di tempat yang terpaut jarak sekitar 500km dari Jakarta, tanah kelahiran saya, tempat dimana saya dibesarkan, dan tempat tinggal orang-orang yang saya cintai - Ayah, Mama, Kakak, Adik, dan Istri saya.

Masih jelas dalam benak saya kenangan saat saya menyampaikan berita mengenai penugasan saya di Surabaya kepada orang-orang terdekat saya. Ayah dan Mama yang merelakan kepergian saya dengan berat hati, dan tangisan serta pelukan istri saya (waktu itu masih berstatus pacar saya) mendengar berita tersebut dari mulut saya.

Setelah lama dalam kesendirian saya di negeri orang ini, akhir 2006 yang lalu istri saya memutuskan untuk ikut pindah ke surabaya setelah kontrak kerjanya dengan Santos, sebuah perusahaan Australia yang bergerak dibidang eksplorasi dan eksploitasi Migas, berakhir di penghujung Agustus 2007. Rencananya, apabila tidak direlokasi oleh Santos ke Surabaya, istri saya akan mengajukan pengunduran diri agar bisa menemani saya di kota ini (betapa indahnya cinta yang mampu mengorbankan segalanya demi yang terkasih). Oleh sebab itu, di akhir tahun 2006 kami berdua menyibukkan diri untuk mencari rumah yang akan kami tempati jika istri saya sudah ada di Surabaya.

Sampai minggu ketiga Agustus 2007, di kantor istri saya di Jakarta sepertinya tidak ada kabar mengenai rencana penempatan orang di Surabaya. Memang dari isu yang beredar dari orang-orang di Santos Surabaya ada indikasi akan dilakukan pemindahan istri saya ke Surabaya, namun hal tersebut masih belum jelas dan menambah rasa penasaran saja. Akhirnya di minggu terakhir bulan Agustus yang lalu rasa penasaran tersebut terjawab sudah. Ternyata, sejak awal bulan Agustus 2007, atasan istri saya, seorang ekspatriat, yang memang tahu kondisi kami yang terpisah jarak ini, sudah mulai mengadakan loby untuk merelokasi istri saya ke Surabaya mulai bulan September ini. Dan yang lebih menggembirakan, loby-loby rahasia itu berhasil, Santos merelokasi istri saya ke Surabaya, istri saya harus sudah masuk ke kantor Surabaya per tanggal 10 September 2007. Berita itu baru disampaikan kepada istri saya di minggu terakhir bulan Agustus ini sehingga dua minggu terakhir kami disibukkan dengan persiapan kepindahan istri saya.

Akhirnya, setelah penantian yang panjang, kami berdua akan segera bersama. Keputusan Santos memindahkan istri saya ke Surabaya sungguh merupakan sebuah berita yang membahagiakan bagi kami berdua.

Thanks Mr. Gavin Webb, you are the best leader not just a good boss.......

Selasa, Agustus 28, 2007

Blogspot dibanned di kantor saya

Kemarin pagi, saat akan mengawali hari di kantor dengan membuka blog saya (waktu itu belum masuk jam kantor), saya dibuat sedikit terkejut. Pasalnya, ketika saya mengetikkan alamat blog saya di internet explorer, bukan blog saya ini yang muncul malahan tulisan seperti dalam gambar di bawah ini:

Artinya kantor saya sudah tidak memperbolehkan lagi karyawannya melihat (apalagi menulis) blog yang berdomain .blogspot.com yang artinya juga saya (seharusnya) tidak dapat lagi melakukan posting ke blog ini dari komputer kantor saya.

Namun demikian, tak pernah ada penjajahan tanpa perlawanan, pada kenyataannya saya masih bisa melakukan posting ke blog saya ini dengan menggunakan komputer kantor dan posting ini adalah salah satu posting yang saya buat dari meja kerja saya.

Senin, Agustus 27, 2007

To be an Investor

Setelah melakukan pemeringkatan reksa dana saham dan mengetahui reksa dana saham yang dapat memberikan return yang maksimal dengan resiko yang dapat diterima, saya akhirnya memutuskan untuk berinvestasi melalui reksa dana makinta mantap yang merupakan produk dari Makinta Securities.

Setelah mencari tahu nomor telepon makinta securities yang dapat dihubungi melalui internet, saya pun mulai mencari informasi lebih lanjut mengenai produk reksa dana makinta mantap. Saat menelepon untuk pertama kalinya saya diminta untuk memberikan alamat email saya untuk pengiriman beberapa dokumen termasuk prospektus dan prosedur pembukaan rekening reksa dana makinta mantap.

Berikut adalah hal-hal penting yang tercantum dalam prosedur pembukaan rekening reksa dana yang dikirimkan kepada saya:

JUMLAH
  1. Minimum pembelian awal sebesar Rp. 5.000.000,- belum termasuk biaya pembelian.
  2. Minimum penambahan (top up) sebesar Rp. 1.000.000,- belum termasuk biaya pembelian

BIAYA

  1. Pembelian 2.00 %
  2. Switching ke reksa dana makinta fleksi (syarat dan ketentuan berlaku) 0.2 %
  3. Penjualan; jika kurang dari atau sama dengan 6 bulan dikenakan 0.5 %, 6 bulan sampai 1 tahun dikenakan 0.25 %, lebih dari 1 tahun tidak dikenakan biaya.

PROSEDUR PEMBUKAAN REKENING

  1. Investor datang ke kantor PT. Makinta Securities dengan membawa bukti identitas diri.
  2. Mengisi form pembukaan rekening, form profil pemodal, dan form pembelian.
  3. Melakukan setoran tunai/transfer ke rekening penampungan dana reksa dana sesuai ketentuan yang dipersayaratkan.
  4. Mengirim bukti setoran tunai/transfer via email atau faximile ke makinta securities dengan mencantumkan kembali nama lengkap, no. handphone, dan jumlah yang disetorkan/ditransfer.
  5. Konfirmasikan hasil pengiriman bukti transfer melalui telepon ke makinta securities.

Setelah mengikuti langkah-langkah yang tercantum pada prosedur tersebut, beberapa hari kemudian saya menerima surat konfirmasi (melalui email) dari Bank Permata, yang merupakan bank kustodian dari reksa dana makinta mantap, yang menyatakan kepemilikan saya atas sejumlah unit penyertaan di reksa dana makinta mantap.

Dengan diterimanya surat konfirmasi dari Bank Permata tersebut menunjukkan bahwa saya mulai saat itu adalah seorang investor ;p